Jumat, 04 Agustus 2017

Modul Tkr Kelas x

modul Teknik kendaraan ringan Kelas x

1. Pekerjaan Dasar Otomotif ( PDO ) Semester 1 SIlahkan Download  atau mungkin di baca  Disini

    Pekerjaan Dasar Otomotif ( PDO ) Semester 2  SIlahkan Download  atau mungkin di baca Disini

2. Gambar Teknik Otomotif ( GTO ) Semester 1 SIlahkan Download  atau mungkin di baca Disini

    Gambar Teknik Otomotif ( GTO ) Semester 2 SIlahkan Download  atau mungkin di baca Disini

3. Teknologi Dasar Otomotif ( TDO ) Semester 1 SIlahkan Download  atau mungkin di baca Disini

    Teknologi Dasar Otomotif ( TDO ) Semester 1 SIlahkan Download  atau mungkin di baca Disini

Minggu, 08 Januari 2017

MAU TAU PERBEDAAN BSNP DAN BSNP?????











Kalau anda mengamati blog ini pada sisi kiri bar terdapat Link yang hampir sama dengan singkatan huruf yang sama yaitu BNSP dan BSNP,  banyak orang yang sering salah ucap tentang kedua lembaga bentukan pemerintah itu, bahkan juga tidak sedikit orang yang mengira bahwa keduanya adalah merupakan satu lembaga.

Mungkin anda akan mengalami kebingungan atau keragu-raguan tentang adanya BNSP dan BSNP. Manakah yang benar, BNSP atau BSNP ataukah keduanya memang ada. Memang keduanya benar adanya, kedua lembaga itu memang beda dan memiliki tugas dan wewenang yang berbeda pula. Berikut ini kami sampaikan sedikit gambaran tentang kedua lembaga tersebut,
namun untuk lebih jelasnya anda dapat meng-klik sendiri keduanya pada link sebelah kiri dan link sebelah kanan pada blog ini.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) merupakan lembaga mandiri, profesional, dan independen yang mengemban misi untuk mengembangkan, memantau pelaksanaan, dan mengevaluasi pelaksanaan standar nasional pendidikan.
Tugas dan Kewenangan
BSNP bertugas membantu Menteri Pendidikan Nasional dan memiliki kewenangan untuk:
  • Mengembangkan Standar Nasional Pendidikan
  • Menyelenggarakan ujian nasional
  • Memberikan rekomendasi kepada Pemerintah dan pemerintah daerah dalam penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan
  • Merumuskan kriteria kelulusan pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah
  • Menilai kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan buku teks pelajaran
Standar yang dikembangkan oleh BSNP berlaku efektif dan mengikat semua satuan pendidikan secara nasional.
BSNP dipimpin oleh seorang ketua dan seorang sekretaris yang dipilih oleh dan dari anggota atas dasar suara terbanyak. Dalam menjalankan tugasnya, BSNP didukung oleh sebuah sekretariat yang secara ex-officio diketuai oleh pejabat Departemen Pedidikan Nasional (Depdiknas) yang ditunjuk oleh Mendiknas. BSNP dapat menunjuk tim-tim ahli yang bersifat adhoc sesuai kebutuhan.
BSNP didukung dan berkoordinasi dengan Depdiknas dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama, dan dinas yang menangani pendidikan di provinsi/kabupaten/kota.

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden. BNSP bertugas menyelenggarakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja.
Pembentukan BNSP merupakan bagian integral dari pengembangan sistem dan kelembagaan paradigma baru pengembangan SDM/tenaga kerja berbasis kompetensi sehingga menjadi tenga kerja yang berkualitas. Dalam pengembangan SDM berbasis kompetensi ada tiga pilar utama yang harus dibangun secara sinerjik, yaitu pengembangan standar kompetensi nasional, pengembangan pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi, serta pengembangan sistem dan kelembagaan sertifikasi kompetensi yang independen.
Pembentukan BNSP dimulai dari SKB Menteri Tenaga Kerja, Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Industri dan perdagangan serta Ketua Umum Kadin Indonesia pada bulan Mei tahun 2000.
Dalam melaksanakan tugasnya BNSP dapat mendelegasikan pelaksanaan uji kompetensi dan sertifikasi kompetensi profesi tersebut kepada Lembaga Uji Kompetensi (LSP) melalui pemberian lisensi. 

Minggu, 28 Agustus 2016

CONTOH SOAL LSP

MATERI YANG AKAN DI UJIKAN PADA UJIAN INTERNAL TEKNIK KENDARAAN ANTARA LAIN   :

UNTUK TINGKAT / KELAS X (  SEPULUH ) TKR :
1. MATERI TEORI KEJURUAN PEMELIHARAAN ALAT UKUR.
2. UJIAN PRAKTIK KEJURUAN PENGGUNAAN ALAT UKUR DENGAN SPESIFIKASI ALAT  ADALAH VERNIER CALIPER DAN MICROMETER 

UNTUK TINGKAT / KELAS XI (  SEBELAS ) TKR :
1.  UJIAN PRAKTIK KEJURUAN TUNE UP MESIN BENSIN KONVENSIONAL.
2. UJIAN PRAKTIK KEJURUAN OVERHOULE TRANSMISI MANUAL.


UNTUK TINGKAT / KELAS XII (  DUA BELAS ) TKR :
1.  UJIAN PRAKTIK KEJURUAN PEMELIHARAAN  SISTEM REM DEPAN DAN BELAKANG
2.  UJIAN PRAKTIK KEJURUAN PEMELIHARAAN SISTEM AC ( AIR CONDITIONING )



UJIAN LSP - TEKNIK KENDARAAN RINGAN
SMK PGRI 1 KEDIRI


AKAN DILAKSANAKAN MULAI TANGGAL 17 OKTOBER 2016 SAMPAI SELESAI.
UNTUK INFORMASI JADWAL SILAHKAN MASUK KE INFORMASI ATAU JIKA KURANG SABAR MENANTI KONEKSI ANDA LANGSUNG KLIK AJA DISINI.

Sabtu, 06 Agustus 2016

fungsi rem cakram

 Fungsi Kaliper Rem Cakram
Fungsi Kaliper Rem
Kaliper merupakan bagian yang tidak bergerak dari rem cakram. Dimana terdapat silinder silinder rem berikut sepatu rem dan pirodonya. Cara kerjanya, bila pedal diinjak, maka silinder-silinder-silinder rem akan bekerja secara hidrolik menjepit pad, sehingga menghentikan perputaran roda cakram.
Caliper juga disebut dengan cylinder body, memegang piston-piston dan dilengkapi dengan saluran dimana minyak rem disalurkan ke silinder.

Baca : Fungsi Blok Silinder

a. Tipe Fixed Caliper (Double Piston)
Caliper dipasangkan tepat pada axle atau strut. Seperti digambarkan di bawah ini,
pemasangan caliper dilengkapi dengan sepasang piston.
Daya pengereman didapat bila pad ditekan piston secara hidraulis pada kedua ujung
piringan atau cakram. Fixed caliper adalah dasar disain yang sangat baik dan dijamin
dapat bekerja lebih akurat. Namun demikian radiasi panasnya terbatas karena silinder
rem berada antara cakram dan velg,
Page 15 of 72
menyebabkan sulit tercapainya pendinginan. Untuk ini membutuhkan penambahan
komponen yang banyak. Untuk mengatasi hal tersebut jenis caliper fixed ini, sudah
jarang digunakan.
Gambar 2.4. Tipe Fixed caliper
b. Tipe Floating Caliper (Single Piston)
Seperti terlihat pada gambar piston hanya ditempatkan pada satu sisi kaliper saja.
Tekanan hidraulis dari master silinder mendorong piston (A) dan selanjutnya menekan
pada rotor disc (cakram). Pada saat yang sama tekanan hidraulis menekan sisi pad
(reaksi B). ini menyebabkan kaliper bergerak ke kanan dan menjepit cakram dan
terjadilah usaha tenaga pengereman.
Page 16 of 72
Gambar 2.5. Tipe floating caliper
Tipe ini digolongkan sebagai berikut.
Califer tipe semi floating menerima tenaga pengereman yang dibangkitkan dari pad
bagian luar.
Pada califer tipe full floating, kemampuan pengereman dibangkitkan oleh kedua pad
dengan torque plate. Califer tipe full floating banyak digunakan pada kendaraankendaraan
modern.
a. Tipe Semi Floating (Tipe PS)
Caliper dipasangkan dengan bantuan dua
buah pen pada torque plate. Apabila
pengereman bekerja maka bodi bergerak
masuk dengan adanya gerakan piston.
Tekanan pengereman yang berlaku pada
pad bagian luar di terima oleh califer dan
meneruskan moment ke pin pada arah
putaran. Kekuatan reaksi pad bagian
dalam diterima langsung oleh plate.
Mekanisme tipe ini sangat sederhana, tipe
califer ini cenderung tidak berfungsi
sangat kecil, mudah perawatan dan
memiliki kemampuan daya pengereman
yang kuat. Tipe ini sering digunakan pada
rem cakram belakang yang mekanisme
rem parkirnya terpasang dibagian dalam
unit disc barake.
Page 17 of 72
b. Tipe Full Floating
a) Tipe F
Tipe F memiliki califer yang ditunjang
oleh turque plate sedemikian rupa
sehingga memungkinkan dapat
meluncur. Arm akan maju dari califer
untuk memindahkan gerak piston untuk
menekan pad bagian luar. Tipe ini
membutuhkan tempat yang sedikit
tetapi cenderung lebih banyak terseret
oleh tipe lainnya kerena permukaan
luncur califer dan torque plate
tersembunyi. Tipe ini digunakan pada
roda belakang untuk beberapa model
kendaraan.
b) Tipe FS
Tipe ini dipasang dengan menggunakan
dua pin (main pin dan sub
pin) pada torque plate yang dibautkan
pada califer itu sendiri, seperti
terlihat pada gambar dibawah.
Califer dan dua pin digerakan
sebagai satu unit oleh piston. Reaksi
tenaga (reaction force) dari iner dan
outer pad diterima oleh torque plate
dan dengan demikian momen tidak
diteruskan ke pin.
Selanjutnya bagian yang
meluncur (sleading section) pada
califer (main dan sub pin) disembunyikan
seluruhnya. Hal ini merupakan
design yang dapat menambahkan
kehandalan pada bagian ini. Tipe ini
digunakan pada rem depan kendaraan
luxury.
c) Tipe AD
Seperti diperlihatkan pada
gambar,Tipe AD adalah pressfitted
pada torque plate bersamaan
dengan sub pin yang
dibautkan. Stainles steep
plate (sim untuk mengurangi
bunyi, anti squeal shim) dipasang
pada pad dan bagian
torque plate yang bersentuhan
untuk mencegah suara
yang kurang enak dan keausan
pad. Tipe ini digunakan
pada rem depan kendaraan
penumpang ukuran menengah.

d) Tipe PD
Pada dasarnya tipe ini sama dengan tipe
AD kecuali pada main dan sub pin saja
yang dibaut pada torque plate. Tipe PD
digunakan pada rem depan kendaraan
penumpang yang kecil